Berbagai Tempat Wisata Bertema Alam Yang Berlokasi di Perkotaan

 0

Berbagai tempat wisata saat ini telah berlomba-lomba untuk mendatangkan banyak pengunjung. Mulai dari yang bernuansa alam hingga ke wisata perkotaan yang menawarkan opsi wisata yang beragam jenisnya. Namun dengan konsep wisata alam yang modern, saat ini telah beragam diciptakan tempat wisata bernuansa alam yang lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung. Beberapa wisata bernuansa alam dengan pembaharuan fasilitas ini kerap hadir di perkotaan.

Berikut berbagai tempat wisata alam yang berlokasi di perkotaan.

1. Taman Hutan Raya Ir Juanda, Bandung

Taman Hutan Raya Ir Juanda di Bandung

Taman Hutan Raya Ir Juanda di Bandung

Tempat wisata alam yang berlokasi di perkotaan yang pertama adalah Taman Hutan Raya Juanda yang berada Bandung, merupakan wisata hutan dekat kota. Taman Hutan Raya Juanda telah menjadi objek wisata Bandung yang ramai dikunjungi, merupakan salah satu tujuan wisata jika berlibur ke Bandung bagi penggemar wisata alam. Taman Hutan Raya Juanda dikenal juga dengan nama Tahura Juanda.

Letak hutan konservasi ini jaraknya dekat sekali dengan pusat kota Bandung, bahkan dapat dikatakan bahwa tempat ini berada di kota Bandung yaitu dari simpang Dago, naik ke arah dago pakar. Taman Hutan ini cocok sekali sebagai tempat pelepas penat, dengan lokasinya di dalam kota, mudah di akses, namun tetap memiliki udara yang segar. Tahura Juanda adalah salah satu hutan raya sebagai kawasan konservasi alam yang merupakan paru-paru kota Bandung. Awalnya luasnya hanya 10 ha, tapi sekarang sudah mencapai 590 ha yang membentang dari Dago Pakar hingga ke kawasan Maribaya Lembang. Berbagai objek wisata dapat ditemukan di kawasan hutan raya Juanda ini.

2. Kebun Raya Bogor

Pohon Jodoh di Kebun Raya Bogor

Pohon Jodoh di Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor adalah sebuah kebun raya yang luar biasa menarik. Untuk bisa menikmati sebuah kebun botani raksasa yang di dalamnya memiliki 15.000 spesies tanaman ini, alangkah baiknya jika ada yang memandu atau menjelaskan secara spesifik tentang tanaman yang ada. Kebun raya ini merupakan bagian halaman belakang dari istana bogor, yaitu salah satu istana kepresidenan. Awal 1800-an Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles, yang menempati Istana Bogor kala itu memiliki minat besar dalam botani, lalu tertarik untuk mengembangkan halaman Istana Bogor dan menjadikannya sebuah kebun yang cantik. Dengan bantuan ahli botani, W. Kent, yang ikut serta membangun Kew Garden di London, Jend. Raffles menyulap halaman istananya menjadi taman dengan gaya Inggris klasik. Inilah asal mula Kebun Raya Bogor hingga menjadi bentuknya sekarang.

Di Kebun Raya Bogor yang terletak di tengah-tengah kota Bogor inilah berbagai spesies tanaman dilindungi semenjak dari zaman Belanda terpelihara dengan baik. Banyak wisatawan datang mengunjungi tempat wisata yang alami ini untuk berpiknik bersama keluarga atau sekedar berjalan-jalan menghirup udara segar menyusuri taman di antara pepohonan besar yang rindang.

3. West Lagoon, Yogyakarta

West Lagoon di Yogyakarta

West Lagoon di Yogyakarta

West Lagoon Jogja adalah salah satu tempat wisata alam yang baru dibuka di Yogyakarta. Pada objek wisata ini tersaji pemandangan alam khas pedesaan yang sungguh terasa alami dihiasi jernihnya aliran sungai Bedok. Lokasinya yang berada di tengah kota jogja membuat salah satu wisata menyusur sungai ini kini kian populer.

Objek wisata ini menawarkan beberapa jenis destinasi wisata dalam satu kawasan, yaitu wisata edukasi, kopi klotok, serta wisata menyusuri sungai alami. Pemandangan menarik yang disuguhkan kepada pengunjung memberikan berbagai macam pengalaman berkesan yang tak bisa mereka dapatkan di tempat lainnya, juga spot yang pas sekali karena sangat indah untuk berfoto.

West Lagoon terletak di Desa Mlangi, Kel. Nogotirto, Kec. Gamping, Kab. Sleman, Yogyakarta. Pemandu akan mengajak pengunjung menguji adrenalin dengan meluncur dari atas bendungan ke arah sungai. Lalu dilanjutkan dengan menyusuri sungai Bedok, panjangnya sekitar 750 meter. Tak kalah dengan objek wisata susur sungai Goa Pindul, pemandangan di sini begitu alami dan menarik.

Dengan membayar Rp 75.000,00 per orang, pengunjung dapat menyusuri sungai dengan fasilitas ban, jaket pelampung, pemandu berpengalaman, lengkap dengan makanan, dan kopi klotok. Atau tersedia pula Rp 25.000,00 untuk mendapatkan jaket pelampung dan ban saja. Baju ganti wajib dibawa karena di West Lagoon pengujung akan basah-basahan bermain air.

Pengunjung juga akan dijelaskan cara membudidayakan lobster, baik lobster hias maupun lobster yang dikonsumsi, cara memegang lobster yang benar agar tak terkena capit, serta cara merajut berbagai macam bentuk dan jenis jaring.

Di tempat ini ada fasilitas kamar mandi yang sudah disediakan para pengelola untuk berganti baju. Saat merasa lelah, pengunjung juga bisa melepas lelah di fasilitas tempat duduk yang tersedia ditemani indahnya pemandangan desa yang menenangkan.

Terakhir pengunjung bisa merasakan nikmatnya kopi klotok dan makanan khas pedesaan lainnya. Sebenarnya bahan pembuatan kopi klotok sama saja dengan kopi pada umumnya, perbedaannya pada proses pembuatannya. Kopi klotok dibuat dengan merebus bubuk kopi terlebih dahulu dengan air supaya cita rasa kopi klotok terasa lebih nikmat.

Related Posts